Tahapan untuk Menjadi Dokter Spesialis Umum Bedah

Tahapan-untuk-Menjadi-Dokter-Spesialis-Umum-Bedah

Pendidikan kedokteran di Indonesia memang dikenal memiliki waktu tempuh yang lama dengan biaya yang juga tergolong tinggi. Untuk dapat menempuh jenjang pendidikan kedokteran, tidak hanya diperlukan tingkat penguasaan akademis yang luar biasa, namun ketahanan, niat serta ketertarikan pada bidang ini secara mendalam juga sangat diperlukan, mengingat tahapan yang panjang dalam jenjang pendidikan yang satu ini. Untuk dapat memperoleh gelar dokter secara profesi, seorang mahasiswa haruslah melalui berbagai tahapan terlebih dahulu. Setelah gelar dokter diperoleh inilah gelar spesialis umum bedah dapat diambil seorang dokter. Tahapan untuk memperoleh gelar dokter spesialis ini sangatlah panjang dan dapat memakan waktu hingga 10 tahun masa pendidikan. 

Tahapan awal yang harus dilalui oleh seorang mahasiswa dalam bidang kedokteran adalah menghabiskan masa kuliah mereka di kampus untuk menyelesaikan beban studi yang berjumlah 144 SKS atau sistem kredit semester. Jumlah SKS yang besar inilah yang mengharuskan seorang mahasiswa kedokteran menghabiskan waktu mereka sekitar 3,5 hingga 7,5 tahun di bangku kuliah. Semakin tekun, teliti dan memiliki kedisiplinan yang tinggi pada bidangnya, maka seorang mahasiswa kedokteran akan dapat menyelesaikan SKS wajib mereka dengan waktu yang semakin pendek sekitar 3,5 hingga 4 tahun lamanya. Setelah semua SKS wajib dikerjakan oleh mahasiswa kedokteran, maka gelar sarjana kedokteran akan mereka peroleh. Perjalanan untuk menjadi seorang dokter profesional, tidaklah berhenti pada tingkat kesarjanaan ini, namun berbagai tahapan lain masih harus dilalui. 

Pendidikan profesi kedokteran merupakan tahapan selanjutnya untuk mendapatkan sertifikasi profesi kedokteran. Pada tahapan inilah sarjana kedokteran akan mulai dikenalkan dengan praktek secara langsung di berbagai instansi kesehatan yang ada. Pada tahapan inilah, seorang sarjana kedokteran akan mendapatkan julukan sebagai co-ass atau asisten dokter. Tahapan ini biasanya akan dilalui oleh seorang sarjana dalam kurun waktu minimal 3 semester. Pada tahapan inilah seorang sarjana kedokteran akan mulai dapat mengenali ketertarikan mereka pada bidang spesialis tertentu, karena nantinya mereka akan ditempatkan pada bidang-bidang yang berbeda secara bergilir dalam sebuah rumah sakit. Bidang spesialis umum bedah merupakan salah satu bidang yang akan dapat mereka temukan selama menjadi co-ass. 

Untuk dapat melangkah pada profesi spesialis suatu bidang kedokteran ini, seorang sarjana kedokteran haruslah memiliki sertifikasi profesi kedokteran. Sertifikasi ini biasanya akan didapatkan oleh seorang sarjana kedokteran setelah mengikuti tahapan klinik ataupun co-ass dan lolos uji kompetisi dokter Indonesia yang diselenggarakan oleh IDI. Setelah tahapan uji kompetisi berhasil dilalui, seorang sarjana kedokteran akan di wisuda kembali dan dinyatakan dapat memperoleh ijin praktek sebagai dokter umum. Sampai pada tahapan inilah gelar dokter umum akan diperoleh dan ijin praktek akan didapatkan. 

Bagi seorang dokter umum, yang memang ingin mengambil bidang khusus dalam praktek yang mereka jalankan. Maka pendidikan kespesialisan harus dijalankan, dengan berbagai catatan seperti berikut: 
  • Lama jenjang pendidikan berkisar antara 8 semester atau 4 tahun. 
  • Tingkat pendidikan ini hanya baru dimiliki oleh beberapa universitas tertentu di Indonesia. 
  • Dokter yang mengambil pendidikan kespesialisan ini disebut residen 

Untuk spesialis umum bedah sendiri, jenjang pendidikan yang harus ditempuh berada pada kisaran waktu 10 semester atau 5 tahun masa pendidikan. Setelah tahapan tersebut dilalui maka gelar dokter spesialis bedah umum akan didapatkan. Masa pendidikan yang memang tergolong lama inilah yang membuat stigma pendidikan kedokteran terasa sulit dan mahal untuk dijalankan. Namun meskipun demikian profesi dokter spesialis merupakan profesi yang sangat menjanjikan. 

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Tahapan untuk Menjadi Dokter Spesialis Umum Bedah"

Posting Komentar